Hari hari terakhirku di kota ini telah datang, kesibukan kemarin sudah tak lagi terlihat pada aktifitas dan rutinitas setiap harinya. Sepi telah kembali, dan aku pasti meraung raung karena ditinggalkan kesibukan.
Dalam hitungan mundur semakin tidak enak rasanya dan sekarang aku sudah merasa ingin pulang.
Kota ini beberapa bulan sudah menjadi rumah nyaman bagiku, tapi dihari hari terakhir kenyamananku seolah hilang begitu saja. Aku mulai terbayang lamongan yang hijau gemericik dan sepoi anginnya melambai memanggilku setiap aku jauh.
Sudah beberapa bulan lamanya aku singgah dibeberapa Desa di Kabupaten ini, dari yang terjauh sampai yang terdekat letaknya dari kota. Bertemu dengan berbagai macam karakter masyarakat asli yang ramah dan welcome pada kehadiran orang luar nan asing bagi mereka.
Biasanya dibulan penghujung tahun sudah turun hujan, tapi untuk tahun ini langit bojonegoro masih membawa awan panas. Dibeberapa Desa bahkan sampai kekurangan air dan warga Desa terpaksa mengantri air bersih yang disediakan oleh pemerintah Desa dan sumbangan beberapa lembaga.Medan yang lumayan berat juga harus aku lalui ketika menempuh beberapa Desa, disamping faktor cuaca terik ada pembangunan jalanan yang sejak mulai pengurukan mengharuskan pengguna jalan untuk waspada dan berhati hati, terlebih bila jalanan perbukitan yang berkelok dan turunan tajam.
Arakan awan sekarang sudah berubah kelabu. Hujan sudah hendak jatuh disepanjang sore seperti halnya kemarin.










Tidak ada komentar:
Posting Komentar