Selasa, 12 Desember 2017

TAK ADA MAWAR KEMBANG GEMPOLPUN JADI



Tanaman hias umumnya adalah aneka jenis bunga yang diperuntukkan sebagai bunga potong, bunga hias, asesoris, dan lain sebagainya.

Biasanya bunga hias dipake untuk mempercantik ruangan baik dirumah tinggal, dirumah makan, penginapan, perkantoran, dan lain sebagainya. Bahkan diacara acara sering dijumpai aneka bunga hias dan terlebih acara pernikahan. Tanaman yang sering dijumpai sebagai bunga hias diantaranya adalah mawar, anggrek, sedap malam, aneka jenis krisan, dan masih banyak yang lain. Tentunya harga yang dipatok juga tidak murah apabila kita ingin membelinya.

Ada alternatif untuk mempercantik ruangan rumah kita tanpa mengurangi anggaran belanja yaitu dengan menggunakan bunga hias yang ada disekitar kita. Bunga lavender misalnya disamping cantik bunga ini juga bisa mengusir nyamuk.

Bunga yang bisa djadikan alternatif lain adalah bunga dari pohon yang satu ini.





Bunga yang dihasilkan dari pohon gempol ini bentuknya seperti buah rambutan. Ia akan berbunga saat musim hujan dengan aroma wangi yang semerbak. Pada zaman dahulu pohon ini dimanfaatkan oleh suku aborigin di queensland australia untuk mengobati sakit perut, gigitan hewan, luka luar dan gigitan ular. Di timika papua pohon ini dipakai sebagai bahan bangunan dan pembuatan perahu, orang orangpun menyebutnya pohon perahu. Pohon ini bisa menyerap logam berat dalam jumlah besar dan menyimpannya diakar sehingga cocok untuk pembersihan tanah tanah yang terkontaminasi logam berat.

Nah disamping manfaatnya itu bentuk bunganya juga indah bukan? sehingga bisa dijadikan alternatif bunga hias yang mempercantik ruangan kita tanpa mengurangi uang belanja kita karena gratis mengambil dari alam.

THOBIBY QOLBY

Sering terjadi pada perempuan, saat tamu rutin bulanan datang mood tidak jelas dan suka uring uringan. Tiba tiba nangis, gampang baper dan melow terus bawaannya. Emosi meluap luap ingin bicara tentang semua analisa fikiran sendiri yang
terkadang malah bisa berpotensi menjadi prasangka bila dimaknai oleh orang lain.

Apalagi apabila terjadi permasalahan beruntun seperti yang sedang aku alami beberapa tahun terakhir ini. Bila hari hari biasa aku bisa nangis sesenggukan saat aku membaca ayat ayat NYA padahal bukan karena aku faham artinya. Kalau biasanya dalam sujud aku bisa tersedu sedu mengadu kepada NYA akan kesedihanku. Tapi ketika hari libur khusus bagi wanita itu tiba, seakan tak ada cara menahan gejolak hati, alhasil aku jadi sering melakukan kesalahan dengan menumpahkan unek unek dan keluh kesah. Walaupun keluh kesah atau biasa disebut curhat itu cuma pada orang yang begitu kita percaya, tapi sebetulnya itu tidak perlu atau cenderung tak ada gunanya bahkan malah bisa jadi bumerang disuatu kala. Maka Allah-lah yang menjadi tempat bagi kita yang paling tepat untuk berkeluh kesah. Karena hanya DIA yang paling tau dan mengerti kita melebihi diri kita sendiri yang tidak akan ada sesal dikemudian hari.

Pada diri seseorang akhirnya aku begitu banyak bicara. kehadirannya membangkitkan semuanya. Semangatku, harapanku, tekadku, hasratku, kekuatanku. Entah kata apa lagi yang tepat untuk menggambarkan betapa berartinya Allah menghadirkan kembali dia sebagai oase untukku. Tapi dia juga adalah cobaan baru dengan warna yang berbeda. Tak ada yang boleh menempati posisi tertinggi dilubuk hati terdalam melebihi Allah, tak seharusnya aku memikirkannya melebihi ingatanku pada Allah. Bila gelap mampu menghilangkan bayangan, tapi tak pernah mampu menghilangkan dia dari fikiran.




Waktu terasa lambat berjalan ketika tak ada kabar darinya, tak mudah aku melaluinya tapi aku belajar untuk meredakan gejolak rasaku. Aku ingin sekali meminta dirinya pada Allah tapi aku begitu takut jika Allah punya kehendak yang lain. Bukankah apa yang kita anggap baik belum tentu baik menurut Allah, bukankah apa yang sangat kita sukai belum tentu itu bagus buat kita menurut Allah? aku terus meminta petunjuk agar apapun langkahku dan keputusanku nanti adalah benar menurut Allah meskipunpun salah dalam pandangan manusia, termasuk jika aku memutuskan untuk sendiri seumur hidup bila ternyata dia satu satunya cinta mungkin menjadi sebuah keniscayaan untuk bersama. Yang terjadi adalah takdir telah mempertemukanku kembali dengannya setelah puluhan tahun berpisah dengan takdir masing masing, termasuk rasa cinta inikah? Aku nasehati diriku sendiri, teruslah mencintai dengan ketulusan dan hasilnya biar Allah yang mengaturnya. Meskipun  jika endingnya tidak indah pada waktunya, aku percaya barangkali mungkin dengan sendiri aku lebih mencintai Allah dan lebih dekat dengan NYA. Bukankah cinta yang tulus itu tidak berharap sesuatu, belajar seperti matahari saja. Cintai dia dengan tulus maka tidak menimbulkan kekecewaan, karena kita tidak berharap apa apa. Insyaallah aku pernah  mencintai dirinya seperti itu. Ya, tulus saja meskipun seringkali hadirnya sepi dan rindu itu menyiksa jiwa.

Seringkali diujung pagi yang begitu hening dan sunyi aku ingin berlari ketempatnya, aku tau dijam itu dia masih terjaga dengan aktifitasnya. Aku ingin membantunya dan menemaninya melewati jam jam sibuk agar bisa merasakan berada dalam posisinya. Bukankah aku yang lebih punya waktu luang, bukankah aku tak selelah dia dalam pekerjaan? Aku belajar lagi tentang kesabaran, mencintainya adalah ingin membuatnya bahagia bukan melibatnya pada masalah. Kepedihanku, keadaanku yang tengah terpuruk dalam masa sulit ini biarlah aku menyelesaikan semua sendiri , ada Allah bersamaku yang menemani ditiap jengkal langkah ini, ada cinta yang besar untuk dia yang tak pernah padam oleh waktu dan keadaan. Cinta yang terkadang membuatku merasa hidup meskipun sering menguras air mata yang tiba tiba jatuh tanpa terasa karena haru biru rasa rindu yang tertahan. Aku memang sendiri tanpa ada kerabat, tak ada saudara, tapi ada Allah. Keadaan sulit ini akan berlalu walau aku tak tau sampai kapan itu.

Ingat pada satu kalimat bahwa tak ada yang akan menolong kecuali diri kita sendiri, jadi seberat apapun perjuangan ini dalam hidup dan dalam menanggung beban cinta dihati karena keadaan tak menyatukan kita dengan orang yang begitu kita cintai, tetaplah kita harus teguh pada kebaikan. Karena kekuatan dan kelemahan itu tak ada jarak, kita yang harus membuat sekat diantara keduanya agar kelemahan itu menjauh. Jadi aku harus mampu menempatkan Allah diatas cintaku, aku harus mampu meredam gejolak itu. La haula wala quwwata illa billah, meskipun kadang aku bertanya tanya sendiri jika dia adalah pilihan Allah untukku kenapa sampai hari ini dia tidak segera datang untuk menghalalkan? karena masa perpisahan itu sudah pernah kami lalui dan rasakan diwaktu yang tidak sebentar. Kenapa dia tidak menjemputku disini yang terus menanti, menjawab panggilan cinta bila rasa itu memang ada diantara kami..?

Episode kedua
Renungan sunyi menunggu pagi dihari hari akhir 2017.



"Ketika cinta memanggil"

Ada tiada rasa dalam cinta
rindu akan memanggil Mu
karena setiap jiwa tlah bersumpah setia hanyalah kepada Mu 
Bila cinta ada di dalam jiwa
wangi bunga dunia tanpa nestapa
segala yang dirasa hanyalah dia
hati kan memuja hanya padanya
ketika cinta memanggil gemetar tubuhku
Ketika cinta memanggil hangatnya nafasku
Ketika cinta memanggil menderu sang rindu
Ketika cinta memanggil...
Rindu..rindu..rindu
kalbu memanggil manggil namamu
Seperti terbang dilangit Mu
Tenggelam dilautan cinta Mu

Sabtu, 09 Desember 2017

MENYUSUN RENCANA MASA DEPAN


Masa depan adalah esok hari, pasti banyak hal yang ingin kita kerjakan maupun dapatkan. Untuk mendapatkan sesuatu yang kita inginkan, tentunya kita harus mengerjakan sesuatu  dulu karena tidak mungkin kita mendapatkan apapun yang kita mau tanpa usaha terlebih dahulu. Ada langkah sederhana untuk perencanaan masa depan yang bisa dimulai dengan :

1. Penentuan target

Target adalah tujuan, bisa disebut dengan cita cita. Apa cita cita kita, alasan kita mempunyai target tersebut, apa yang akan dicapai saat cita cita kita terwujud dimasa mendatang? Dari pertanyaan tersebut jawabannya akan membantu menentukan target itu merupakan target jangka pendek, target jangka menengah, atau target jangka panjang. Contohnya target jangka pendek kita menginginkan bisa membeli laptop atau handphone terbaru, target jangka menengah kita menginginkan bisa jalan jalan ke luar pulau, dan target jangka panjang ingin menikah diusia tertentu.

2. Penentuan biaya untuk memenuhinya

Setelah tau apa target yang ingin kita wujudkan, maka kita harus menentukan berapa besarnya biaya yang dibutuhkan. Setelah tau biayanya maka kita harus mulai memikirkan cara untuk menabung atau mendapatkan dana yang cukup untuk memenuhi target tersebut.
Dengan mengetahui besarnya biaya untuk memenuhi target, maka secara tidak langsung kita akan bersemangat dan memiliki tekad yang kuat untuk giat berusaha agar memperoleh dana yang cukup sebagai biaya memenuhi target masa depan.

3. Mencatat rencana

Mencatat rencana adalah membuat perencanaan apa langkah yang akan kita lakukan untuk mendapatkan dana, misalnya dengan cara mencari pekerjaan sampingan atau membuka usaha baru agar mendapatkan dana yang lebih untuk simpanan atau tabungan yang bisa membuat target kita terlaksana sesuai dengan waktu yang diperlukan atau bahkan lebih cepat.

4. Pengendalian diri

Dalam pelaksanannya, untuk mewujudkan target masa depan tentu bukan hal mudah namun tidaklah sulit asal kita punya tekad yang kuat dan disiplin. Akan banyak halangan yang kita temui nanti. Misalnya target jangka pendek adalah kita ingin punya laptop, maka disaat yang sama ketika mendekati target tiba tiba kita didatangi teman yang menawarkan baju branded maka kita harus bisa menolak untuk beli

Minggu, 03 Desember 2017

HASRAT


Ini adalah hasrat bukan nafsu..? Hasrat untuk hijrah dijalan cinta menggapai ridha-Nya, bersama sama menuju jalan syurga. Hasrat ini seperti sebuah keyakinanku bahwa bersamanya aku bisa melewati semuanya.

Dalam hening aku merenugkannya, tetes demi tetes air mata jatuh disudut harap. Kupeluk hasrat ini erat, entah perasaan apa ini aku tak mampu mengartikannya, aku tak mampu memalingkannya. Aku hanya mampu mencurahkannya lewat air mata yang seringkali jatuh tiba tiba kala aku berjalan menyusuri waktu dengan penantian yang terpendam itu, kala aku terjaga dari tidurku, kala dalam sujudku ditiap panggilan-Nya. Aku berharap hasratku mendapat ridha-Nya sehingga aku dan dia bisa bersatu endingnya.

Hasrat ini begitu kuat, hasrat untuk bisa menua bersama menghabiskan sisa usiaku yang tak lagi muda. Aku tau dengan jelas bahwa hasrat ini tidak mudah tapi keyakinanku kukuh untuk melangkah bersamanya, bismillah.

Mengatakan semuanya tidak mengubah keadaan walaupun sedikit mengurangi beban jiwa. Apa dan siapalah aku tanpa ikatan..? Hasrat untuk berharap disapa lewat udara disela sela waktu sibuknya saja aku tidak berani. Memberanikan diri menyapanya dengan sejuta rasa, lagi lagi entah rasa apa itu ketika bulir bulir air mata jatuh, ada rasa bahagia membaca balasan pesan itu, pesan biasa tapi bagiku berita darinya begitu berharga. Melihatnya online seakan aku sedang memandangnya dengan penuh hasrat. Hasrat ingin menyapa, hasrat ingin berjumpa, hasrat ingin berbagi kisah lewat dunia maya.

Jika ada rasa sesal karena mengatakan ungkapan ungkapan rasaku, itu karena aku takut hasratku salah. Aku takut harapku sia sia dan dia tidak menyambutnya. Hasrat itu membuatku ingin bisa berharga dimatanya walaupun aku hanyalah wanita sederhana.

Jika hasrat ini bertepuk sebelah tangan maka aku bersama hasratku menjauh dan harap yang tertanam lekat bersama air mata kesedihan pasti kuabaikan. Apalah artinya hasrat bila dia tidak menyambutnya. Apalah artinya hasrat tanpa ikatan suci dihadapan illahi. Hasrat itu adalah Bersama dalam pernikahan atau melupakan dalam penantian. Hasrat itu sebenarnya adalah dihalalin olehnya.

Berjalan bersama hasrat itu dengan menyimpannya erat, banyak tantangan yang melumpuhkan kesabaran itu. Penantian ini syahdu ketika aku menempatkannya pada ujian, bahwa Allah menguji rasaku agar tumpuan hasrat itu bermuara kepadaNya. Jika aku sudah berusaha dan tetap teguh dijalanNya hasilnya aku pasrahkan saja. Allah akan mempertemukan hasrat ini pada dia yang dikehendakiNya, aku yakin itu.