Terkadang saat dalam masalah keuangan, kebutuhan yang mendesak, maupun keadaan ekonomi yang sulit memaksa kita untuk mengambil jalan keluar untuk mengatasinya dengan jalan kredit atau hutang. Padahal justru dengan cara yang satu inilah kita menceburkan diri pada masalah yang lebih besar.
Hutang atau Utang menurut Wikipedia adalah sesuatu yang dipinjam baik berupa uang maupun benda. Seseorang atau badan usaha yang meminjam disebut debitur. Entitas yang memberikan utang disebut kreditur.
Hutang sudah pasti adalah kewajiban bagi kita untuk membayarnya, terlebih apabila jatuh temponya telah berakhir. Disamping kewajiban melunasi sejumlah nilai yang telah kita pinjam, terdapat beban bunga sekian persen yang harus kita bayar pula. Alhasil hutang ibarat pisau bermata dua yang dari sisi sisinya mampu melukai semua orang.
Nah apabila sudah terlanjur berhutang maka ada langkah jitu untuk keluar dari jeratan hutang itu, beberapa diantaranya :
1. Batalkan perjanjian kredit/hutang
Langkah ini untuk kasus hutang yang baru saja terjadi alias masih anget. Sudah pasti ada beban kerugian yang harus kita tanggung, tapi mumpung belum jadi gunung es mendingan masalah hutang dicairkan seketika alias tidak jadi atau batal, jangan takut untuk menanggung konsekuensinya. Ingat bahwa hutang itu bukan solusi melainkan tanggungan, semakin besar yang anda tanggung maka semakin besar beban yang anda pikul.
2. Segera lunasi
Memang terdengar klise, tapi langkah selanjutnya ya memang harus dilunasi tentunya jika hutang lunas tak ada lagi bunga berjalan dan pihak pihak seperti debt kolektor yang datang untuk menagih.
Jika memang harus menjual aset, ya apa boleh buat. Tapi dilihat juga nilai guna aset tersebut terlebih dahulu. Jika nilai guna lebih besar dibanding beban hutang maka tidak perlu menjual aset berharga yang dimiliki.
3. Libatkan saudara, kerabat, sahabat, atau rekan untuk andil dalam upaya membayar hutang.
Cara yang bisa dilakukan di poin ini adalah bisa dengan pelunasan atau dipercepat waktu pelunasannya. Disini hampir sama dengan poin nomor 2, tetapi yang ditekankan disini adalah adanya donatur dari orang orang baik terdekatmu yang bersedia meminjamkan uang pada dengan cara patungan tanpa imbalan bunga atau dengan imbalan sukarela. Dalam bahasa kasarnya, gali lobang tutup lobang seperti lagunya bung haji Rhoma irama. Tetapi harus diingat bahwa jangan jatuh di lubang yang sama ya.
4. Uji nyali untuk melompat yang jauh.
Nah jika sudah benar benar tidak mampu untuk keluar dari jeratan hutang, maka ambil langkah seribu untuk berkarya yang lebih baik. Jadikan hutangmu sebagai motivasi untuk maju. Tanamkan di hatimu bahwa kamu akan membayar hutang itu dengan tepat waktu dan tidak akan lagi terlibat hutang setelah ini. Lakukan usaha nyata untuk mengakhiri mata rantai hutang yang telah melilit hidupmu dengan gaya hidup sederhana, hemat, dan usaha sampingan untuk menambah penghasilan mu. Jika perlu keluarlah dari zona nyaman, hijrah untuk bekerja yang bergaji lebih dan cukup untuk membayar hutang hutangmu.
Demikian langkah langkah yang sudah penulis praktekkan disaat terlilit hutang, semoga bermanfaat.
#ayomenabung #janganberhutang #budayakanmenabung.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar